TVRI Dan PBNU Tandatangani Nota Kesepahaman Optimalisasi Nilai-Nilai Ke Indonesiaan Dan Keagamaan

TVRI dan PBNU Tandatangani Nota Kesepahaman

Penandatanganan nota kesepahaman antara TVRI dan PBNU merupakan upaya bersama dalam optimalisasi siaran televisi yang berlandaskan nilai Keindonesiaan dan Keagamaan.

PP JQH NU (Jakarta, 22/08/2020) – Ketua Umum PP JQH NU, Drs. H. Saifullah Ma’shum, M.Si mendampingi Ketua Umum PBNU, Prof. Dr. KH. Said Agil Siroj, MA dalam Penandatanganan Nota Kesepahaman antara LPP TVRI oleh Direktur Utama Iman Brotoseno dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bertempat di Lobby GPO Lantai 3, TVRI Senayan Jakarta.

Kerja sama TVRI dan PBNU meliputi kegiatan keagamaan, nilai-nilai kebangsaan dan berbagai bidang konten program lainnya yang bertujuan mencerdaskan masyarakat. PBNU dinilai memiliki visi yang sama dengan TVRI menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Direktur Utama LPP TVRI, dalam sambutannya menyatakan TVRI dan PBNU mempunyai catatan sejarah sebagai salah satu penjaga ke Bhinekaan Indonesia, penjaga kemajemukan, dan penjaga kebangsaan Indonesia. Sebagai Lembaga penyiaran publik TVRI mempunyai tugas menyatukan bangsa memalui program acara yang mendidik dan mencerdaskan

Ketua Umum PBNU Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj menyampaikan apresiasinya atas kerjasama TVRI dan PBNU, dalam menyebarluaskan ilmu yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat dengan kondisi yang carut marut perlu saling berpegangan tangan dalam menjaga keutuhan NKRI, bukan hanya keutuhan geografis tetapi juga keutuhan budaya, jati diri dan agar Indonesia menjadi bangsa yang religius, nasionalis, ramah, santun, dan beradab yang menghormati Bhineka Tunggal Ika.

Menurut Ketua Umum PBNU “Berbeda dengan Negara lainnya, Indonesia sebagai Negara yang masyarakatnya majemuk mampu hidup berdampingan, damai, rukun, walaupun ada konflik tetapi tidak sampai bertahun. Hal ini karena Indonesia sebagai Negara yang mayoritas beragama Islam yang dibangun di atas budaya, infrastruktur yang kuat berdasarkan Bhineka Tunggal Ika yang menjadikan Indonesia damai. ” ujarnya

Ketua Umum PP JQH NU, Drs. H. Saifullah Ma’shum, M.Si melihat TVRI memiliki kesungguhan dalam dakwah yang relevan dengan kebutuhan kehidupan keagamaan muslim Indonesia. “Adanya penandatanganan nota kesepahaman hari ini memperlihatkan kesungguhan TVRI yang memiliki visi hadir di tengah masyarakat Indonesia dalam siaran program yang mendidik, mencerdaskan sekaligus menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI dalam kebhinekaan. Dan dalam hal ini visi yang sama dengan dakwah Islam Rahmatan Lil Alamin oleh PBNU, termasuk dakwah ke Al Qur’anan yang selama ini digaungkan oleh JQH NU, bagaimana membumikan kalam langit” ungkap Kyai Saiful usai acara.

Penandatanganan Nota Kesepahaman ini juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pengawas LPP TVRI, Arief Hidayat Thamrin, jajaran Direksi TVRI, jajaran PBNU Wasekjend Imam Pituduh SH, Pimpinan Pusat JQH NU; Bendahara Drs. H. Joko Krismiyanto, MM, Ketua Ahmad Ari Masyhuri MA, Sekretaris Firdaus, M.Pd.I, dan Pengurus Pusat LDNU KH. Abdul Muis (JQH).   

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hubungi Kami